KENDARI, Pelitasultra.com – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman meninjau langsung pemukiman di Kendari dan persawahan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang terdampak bencana banjir, Selasa (12/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Andi Amran mengapresiasi Polda Sultra atas gerak cepatnya menangani warga yang terdampak banjir.
“Pak Kapolri ini Polda Sulawesi Tenggara luar biasa gerak cepat bantu rakyat dan bahkan memberikan bingkisan,” kata Andi Amran didampingi Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Gidion Setyawan.
Polda Sultra juga menyiagakan posko kesehatan dan bencana dari Brimob guna mempercepat penanganan warga terdampak banjir yang melanda wilayah Kota Kendari, Provinsi Sultra.
“Ada posko kesehatan, posko bencana dari Brimob, semuanya jadi satu di situ, termasuk dari dinas terkait juga. Posko tersebut dibuka mulai Sabtu (9/5),” kata Gidion Arief saat memantau lokasi banjir di kawasan Kali Wanggu Kendari.
Dia menyebutkan bahwa selain layanan kesehatan, Polda Sultra juga berkolaborasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat.
“Dari suplai makanan, kami bekerja sama dengan Dinsos dan BGN untuk distribusi makanan yang cukup dan bergizi,” ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, personel Brimob juga mengerahkan mobil water treatment guna menyediakan pasokan air bersih layak konsumsi yang langsung didistribusikan ke rumah-rumah warga di kawasan terdampak.
Mengenai kendala di lapangan, Gidion Arief menjelaskan bahwa pemadaman aliran listrik menjadi hambatan utama bagi warga.
Menanggapi hal itu, pihaknya berencana menyalurkan bantuan lampu darurat sebagai sarana penerangan sementara.
“Kendala saat ini adalah penerangan, karena listrik padam. Kami akan mengirimkan lampu emergency untuk masyarakat,” tambah Wakapolda. (ps)






