KENDARI, Pelitasultra.com – Di momen Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 yang jatuh pada 20 Mei 2025, Perkumpulan Masyarakat Tolaki (PMT) mengapresiasi kinerja Polri.
Supriyadin menilai bahwa Polri telah menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan berbagai tantangan yang dihadapi, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Apresiasi terhadap Polri di mana secara umum mampu memitigasi situasi kamtibmas serta dinamika politik yang sangat tinggi baik pada pilpres, pileg maupun pilkada 2025 menjadi relatif aman.
“Polri merupakan instansi negara yang memiliki tugas penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Di tengah kompleksitas tantangan sosial dan dinamika politik yang ada, menurut saya Polri perlu terus didukung agar tetap profesional dan humanis dalam menjalankan tugas,” ujar Supriyadin di Kendari, Selasa (21/5).
Hari Kebangkitan Nasional kata Supriyadi merupakan momentum bersejarah yang mengingatkan kita akan pentingnya persatuan, semangat juang, dan cinta tanah air.
Untuk itu perlunya menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Dia menambahkan, sebagai organisasi kemasyarakatan, momen Harkitnas kali ini merupakan waktu yang pas untuk saling merangkul dalam membina persatuan dan kesatuan tanpa ada perbedaan suku, ras maupun agama.
Sebagai tokoh masyarakat yang dikenal aktif menyuarakan isu-isu adat dan sosial, Supriyadin menyampaikan bahwa sikap kritis terhadap kebijakan negara adalah bagian dari demokrasi. Namun dalam konteks Hari Kebangkitan Nasional, semangat persatuan dan kolaborasi antara elemen masyarakat dan aparat negara perlu dikedepankan.
“Kami di PMT Sultra selalu menjunjung tinggi nilai-nilai adat Tolaki, termasuk dalam menyampaikan aspirasi secara santun dan bermartabat. Momentum Harkitnas ini kami jadikan pengingat bahwa membangun negeri membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk dengan institusi seperti Polri,” tambahnya.
“berharap agar komunikasi antara kepolisian dan kelompok masyarakat adat dapat terus dibangun secara terbuka, demi terciptanya situasi yang kondusif dan inklusif,” tambahnya. (nb)






