Jelang HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Sultra Perkuat Sinergi dengan Kemenag dan FKUB

Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji perkuat sinergi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Senin (29/6/2026)

Kendari – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji perkuat sinergi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra.

Kegiatan silaturahmi dilaksanakan di Kantor Wilayah Kemenag Sultra, Kendari, Senin (29/6/2026) dan turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan bersama pejabat utama Polda Sultra.

Hadir pula Kepala Kanwil Kemenag Sultra H. Mansur bersama jajaran, Ketua FKUB Sultra KH. Muslim, serta perwakilan organisasi keagamaan.

Kapolda mengatakan, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama.

Kapolda juga mengajak para tokoh agama untuk terus memberikan edukasi, masukan, serta memperkuat komunikasi dengan kepolisian, baik dalam upaya pencegahan potensi gangguan keamanan maupun penegakan hukum.

“Komunikasi yang terbuka merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan serta mencegah terjadinya kesalahpahaman di tengah masyarakat,” kata Kapolda.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sultra H. Mansur menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan harus dibangun secara berkelanjutan melalui dialog, komunikasi, dan komitmen bersama.

Senada dengan hal itu, Ketua FKUB Sultra KH. Muslim menekankan pentingnya komunikasi lintas agama dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial seperti pembangunan rumah ibadah secara musyawarah demi menjaga keharmonisan.

Dalam dialog tersebut, sejumlah perwakilan organisasi keagamaan turut menyampaikan aspirasi mereka. Perwakilan Muhammadiyah Sultra dan Wanita Hindu Dharma Indonesia menyoroti kondisi darurat narkoba yang membutuhkan penanganan komprehensif, termasuk pendekatan keagamaan bagi remaja.

Selain itu, Ketua Gereja Evangelis Protestan (GEP) Sultra mengingatkan pentingnya mengantisipasi potensi konflik sosial akibat penyebaran informasi hoaks di media sosial.

Menanggapi masukan tersebut, Kapolda Sultra menegaskan komitmennya untuk memberantas narkoba tidak hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga menyentuh akar persoalan melalui edukasi, rehabilitasi, dan penguatan ketahanan mental masyarakat.

Polda Sultra juga akan memperkuat deteksi dini terhadap potensi intoleransi melalui fungsi Intelkam dan Binmas, termasuk mengoptimalkan edukasi di media sosial.

Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, sinergi antara Polri dan FKUB Sultra ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di Bumi Anoa. (mn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *